Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan (PUSDIKLAT)

PENDAHULUAN

Globalisasi dan perdagangan bebas merupakan sebuah fenomena yang menumbuhkan akumulasi persaingan sangat kompetitif. Informasi yang dihasilkan akibat dari kegiatan/transaksi memiliki peranan yang penting untuk mencapai ”Good Governance” (pemerintahan yang baik) dan ”Good Corporate” (bisnis yang baik). Oleh karena itu pengelolaan informasi yang efektif dan efisien akan memberikan nilai tambah (value added) untuk mendukung kegiatannya dan mengantisipasi hilangnya arsip/dokumen yang mempunyai nilai memori organisasi dan memori kolektif bangsa.
 
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan, serta Visi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ”Arsip sebagai Simpul Pemersatu Bangsa”, sebagai salah satu Lembaga Pemerintah Non Departemen yang diberi tanggung jawab antara lain dalam pembinaan kearsipan secara nasional melalui pendidikan dan pelatihan kearsipan baik bersifat nasional maupun internasional.
 
TUJUAN

  1. Meningkatkan kesadaran terhadap fungsi dan peranan arsip sebagai bukti akuntabilitas kinerja dan mendukung proses pengambilan keputusan pada organisasi baik pemerintah pusat, daerah, bisnis, perguruan tinggi dan lembaga lainnya
  2. Meningkatkan pengetahuan manajerial bidang kearsipan, sehingga program kearsipan berjalan kearsipan dan efisien
  3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kearsipan sehingga terciptanya profesionalisme implementasi kearsipan
  4. Meningkatkan dan mengembangkan keterampilan di bidang kearsipan, sehingga setelah mengikuti diklat diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi organisasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi kerja.

RECENT POSTS

Sinergi Kearsipan Bersama DPR RI

Jakarta (21/1/2019). Kepala ANRI, Mustari Irawan beserta jajaran melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di Gedung DPR RI, Jakarta. Mustari Irawan berkesempatan menyampaikan konsep " Green Park of Archive" sebagai upaya meningkatkan penyelenggaraan kearsipan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon menyambut baik kehadiran Pimpinan ANRI dan sangat mendukung terhadap konsep Green Park of Archive serta peningkatan penyelenggaraan kearsipan…

Tim Pokja RB ANRI Mendatangi Kantor Kementerian PANRB

Tim Kelompok Kerja (Pokja) Reformasi Birokrasi (RB) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mendatangi kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (09/01). Kedatangan Tim Pokja RB ANRI untuk mendapatkan masukan langsung dari Tim Kementerian PANRB terkait pelaksanaan RB di lingkungan ANRI.

Hasil Rekomendasi Tim Kementerian PANRB terkait peningkatan pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada area perubahan RB meliputi peningkatan layanan publik,…

Penanganan Arsip Pasca Bencana Tsunami Selat Sunda di Banten

Setelah berkoordinasi dengan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banten, tim Restorasi Arsip ANRI (2/1) bergerak ke lokasi bencana. Lokasi pertama yang dikunjungi yaitu tempat pengungsian Taman Hutan Raya (Tahura) di daerah Carita. Di lokasi sudah dibangun posko dari Badan Perpustakaan dan Kearsipan Banten lengkap dengan petugasnya yang mendampingi dan memberikan bantuan ke para pengungsi.


“ANRI harus ikut membantu menyelamatkan dokumen masyarakat…

AWAL TAHUN KEPALA ANRI LANTIK PEJABAT STRUKTURAL DAN FUNGSIONAL ANRI

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan melantik 15 Pejabat Administrator, 11 Pejabat Pengawas, dan 12 Pejabat Fungsional di lingkungan ANRI (04/01). Pelantikan dilaksanakan di Ruang Serba Guna Noerhadi Magetsari, ANRI Ampera Raya Jakarta Selatan. Pada kesempatan ini, Kepala ANRI Mustari Irawan juga melantik Bambang Parjono Widodo sebagai Arsiparis Utama yang Surat Keputusannya…