Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta 12560

Uber Arsip
Logo ANRI

ANRI Hadir Selamatkan Arsip Masyarakat Terdampak Bencana

ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana ANRI Hadir  Selamatkan Arsip Masyarakat  Terdampak Bencana

22

Feb 21

ANRI Hadir Selamatkan Arsip Masyarakat Terdampak Bencana

ANRI, Jakarta (22/02/2021) – Setiap orang tidak mengharapkan bencana datang menimpa, namun demikian siapapun tidak bisa mengelak ketika bencana tersebut datang. Di antara bencana yang terjadi adalah bencana yang disebabkan oleh faktor alam seperti banjir, longsor, kebakaran hutan dan sebagainya. Bencana yang terjadi di Indonesia berdasarkan data BNPB Tahun 2020 sebanyak 2.945 kali, yang didominasi oleh banjir 1.075 kali sehingga menyebabkan ratusan ribu rumah terendam, lebih dari 6 juta jiwa mengungsi, serta korban jiwa sebanyak 370 orang dengan kerugian materi sebesar 22,8 triliun/tahun.

 

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan kepada instansi pemerintah untuk hadir secara langsung dalam melayani semua kebutuhan masyarakat termasuk ketika terjadinya bencana. Seiring dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan UU Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan, bahwa negara yang direprensentasikan oleh Lembaga Kearsipan (pusat dan daerah) dan Pencipta Arsip bersama dengan masyarakat berkewajiban melindungi dan menyelamatkan arsip dari berbagai bencana.

 

Melalui program Layanan Restorasi Arsip Keluarga (LARASKA) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai lembaga kearsipan nasional hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat yang kesulitan dalam menangani arsip masyarakat yang rusak akibat bencana. Sejak diluncurkan tahun 2019, LARASKA telah membantu sebanyak 790 keluarga dan memperbaiki 33.193 lembar arsip. Tepat satu hari setelah banjir besar melanda Jabodetabek pada Tanggal 21 Februari 2021, Tim LARASKA ANRI yang dipimpin langsung oleh Direktur Preservasi, Kandar, melakukan peninjauan ke beberapa lokasi di Jabodetabek untuk memberikan sosialisasi terkait program LARASKA.

 

Dalam hal ini, masyarakat yang mempunyai arsip rusak terdampak banjir, dapat melakukan perbaikan arsipnya secara datang langsung ke kantor ANRI  yang beralamat di Jalan Ampera Raya Nomor 7, Jakarta Selatan dengan mekanisme yang telah disosialisasikan. Namun demikian, Tim LARASKA ANRI dapat mendirikan posko di lokasi apabila masyarakat kesulitan datang langsung ke ANRI.

 

LARASKA ANRI merupakan layanan diberikan kepada masyarakat secara gratis dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian, diharapkan arsip atau dokumen penting masyarakat sebagai bukti pertanggungjawaban organisasi baik pemerintaah maupun swasta, serta bukti hak keperdataan rakyat dapat terselamatkan.

( PN )