Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta 12560

Uber Arsip
Logo ANRI

Kepala ANRI Hadir Sebagai Pembicara Inti pada Webinar “Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-benang Sejarah”

Kepala ANRI Hadir Sebagai Pembicara Inti pada Webinar  “Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-benang Sejarah” Kepala ANRI Hadir Sebagai Pembicara Inti pada Webinar  “Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-benang Sejarah”

04

Aug 22

Kepala ANRI Hadir Sebagai Pembicara Inti pada Webinar “Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-benang Sejarah”

Jakarta - 04/08/22, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Imam Gunarto  turut hadir sebagai pembicara utama  dalam kegiatan webinar kearsipan nasional dengan tema “Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-benang Sejarah” yang  diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) secara daring melalui Youtube, Kamis (4/8).

Kepala ANRI, Imam Gunarto dalam penjelasannya mengenai Sinergi Kearsipan untuk Kemajuan Bangsa menyampaikan bahwa dalam kearsipan ada tiga hal utama, yakni tidak melupakan sejarah, mega tren yang  mempengaruhi dunia kearsipan seperti pandemi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi hingga pandemi Covid-19, serta strategi mewujudkan tertib arsip, transformasi digital kearsipan dan memori kolektif bangsa dalam mendukung kemajuan bangsa.

“Kita juga harus meninggalkan cara-cara lama dalam mengelola arsip yang tidak efisien. Cara baru berbasis digital yang dilakukan adalah menerapkan Sitem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), membuat instrumen untuk melacak dan mengidentifikasi arsip secara cepat, meregistrasi untuk pelestarian arsip digital milik komunitas, dan menciptakan  sistem pengamanan arsip jangka panjang yang dipindahkan secara otomatis dari tempat penyimpanan,” papar Kepala ANRI, Imam Gunarto.

Kepala ANRI menambahkan, untuk menajamkan core bussiness kearsipan, ANRI mengembangkan tiga program utama, yakni tertib arsip untuk mendukung proses reformasi birokrasi yang tidak hanya berada di tingkat kementerian lembaga, namun sampai tingkat pemerintah desa.  Selanjutnya adalah transformasi digital dan pemajuan budaya. “Ketika arsip sudah tertib, transformasi digital, maka peninggalan budaya kita dari  arsip untuk pemajuan kebudayaan bisa kita capai (memori kolektif bangsa/MKB). MKB ini bagian dari benang-benang sejarah untuk merajut masa lalu menjadi lebih lengkap untuk kepentingan masa depan,” jelas Kepala ANRI.

Sekretaris Kementerian PANRB, Rini Widyantini dalam sambutannya menyampaikan, kearsipan selain sumber informasi, arsip juga mempunyai  fungsi sebagai sumber yuridis, sumber sejarah dan sumber pengetahuan. Arsip merupakan kumpulan informasi yang menjadi warisan dokumenter yang sangat penting bagi generasi berikutnya. Kumpulan informasi ini akan menghasilkan ilmu pengetahuan yang perlu dilestarikan untuk menjadi bahan perumusan kebijakan strategis di masa depan. Ilmu pengetahuan sudah seharusnya menjadi arus utama dalam pembuatan kebijakan nasional, terutama untuk mencapai visi Indonesia Emas tahun 2025.  

Rini Widyantini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk para arsiparis, karena telah aktif melindungi dan menjaga informasi dalam bentuk arsip otentik. Rini  mengucapkan  terima kasih kepada ANRI yang telah memberikan dukungan di Kementerian PANRB dalam tata kelola kearsipan dan memberikan apresiasi kepada ANRI yang tidak pernah lelah memberikan dukungan kepada Kementerian/Lembaga serta Pemerintahan Daerah dalam melakukan pembinaan tata kelola kearsipan. (sa)