Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta 12560

Uber Arsip
Logo ANRI

Studi Banding Virtual Penanganan Dokumen Rusak KPDDP Makassar

Studi Banding Virtual Penanganan Dokumen Rusak KPDDP Makassar Studi Banding Virtual Penanganan Dokumen Rusak KPDDP Makassar Studi Banding Virtual Penanganan Dokumen Rusak KPDDP Makassar

23

Oct 20

Studi Banding Virtual Penanganan Dokumen Rusak KPDDP Makassar

Jakarta - 21/10/20, Dalam rangka pelaksanaan mitigasi risiko terhadap penanganan dokumen rusak, Kantor Pengelolahan Data dan Dokumen Perpajakan Makassar (KPDDP Makassar) melaksanakan studi banding secara virtual ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Studi banding yang diikuti 40 orang pegawai KPDDP Makassar tersebur dilaksanakan melalui medium aplikasi zoom meeting dengan akun zoom yang dikelola KPDDP Makassar.

Studi banding virtual yang berlangsung selama dua jam ini, dimulai pada pukul 9.00 dan dilaksanakan secara langsung di ruang kerja restorasi arsip, Gedung g lantai 1 ANRI. Pada sambutan pembuka,  Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepatuhan Internal KPDDP Makassar, Arief Rachman menyampaikan bahwa awalnya studi banding ini akan dilaksanakan secara tatap muka. Namun, karena kondisi pandemi pada akhirnya diajukan untuk dilaksanakan secara virtual. 

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kelompok Restorasi Arsip, A.A Gede Sumardika menyambut baik atas pelaksanaan studi banding virtual ini. Menurutnya, ini menjadi satu wujud kepedulian KPDDP Makassar untuk merawat dokumen negara. Selanjutnya Agung pun menyampaikan materi mengenai cara menangani dokumen rusak secara umum.

Dibantu oleh tim dari restorasi lainnya, Agung menampilkan kegiatan merestorasi arsip yang biasa dilakukan untuk dokumen rusak. Dalam teknis viisualisasi praktik restorasi arsip, spotlight video berpindah sesuai dengan tampilan yang dijelaskan oleh Agung. Setelah menjabarkan materi, dilaksanakan sesi diskusi.

Ai, salah satu pegawai KPDDP Makassar bertanya mengenai cara merestorasi arsip yang sudah terlanjur disolatip. Menjawab pertanyaan Ai, Agung dan tim menampilkan video cara menangani arsip yang disolatip yaitu dengan melepasnya perlahan setelah dipanaskan menggunakan hair dryer terlebih dahulu. Agung mengatakan panas dari hair dryer akan membantu solatip dilepas dengan mudah.

Setelah dua jam berlangsung, Arief Rachman dari KPDDP Makassar serta Anak Agung dari ANRI pernyataan penutup. Menurut Arief, pihaknya sangat terkesan dan menilai meski dilaksanakan secara virtual, namun tidak mengurqngi makna pembelajaran. Arief juga menambahkan bahwa studi banding virtual memberikan manfaat bagi KPDDP Makassar untuk menangani dokumen-dokumen yang rusak. Kedua belah pihak mengharapkan dapat terus menjalin hubungan kerjasama yang baik guna melestarikan dokumen-dokumen negara.

Sebagai informasi, bagi mitra strategis ANRI yang berminat melaksanakan studi banding secara virtual terkait, dapat mengajukan surat permohonan studi banding yabg ditujukan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Humas ANRI. Selanjutnya surat tersebut dapat dikirimkan melalui pos elektronik (email) dengan alamat: [email protected] cc: [email protected]

 

( tk/ki )