Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta 12560

Uber Arsip
Logo ANRI

Wakil Ketua MPR RI: Rekam Jejak Pahlawan Patut Jadi Pijakan Menata Laut sebagai Wilayah Strategi NKRI

Wakil Ketua MPR RI: Rekam Jejak Pahlawan Patut Jadi Pijakan Menata Laut sebagai Wilayah Strategi NKRI Wakil Ketua MPR RI: Rekam Jejak Pahlawan Patut Jadi Pijakan Menata Laut sebagai Wilayah Strategi NKRI

17

Jan 23

Wakil Ketua MPR RI: Rekam Jejak Pahlawan Patut Jadi Pijakan Menata Laut sebagai Wilayah Strategi NKRI

Jakarta – 17/1/2023, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Lestari Moerdijat mengapresiasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang telah menginisiasi diskusi terbuka untuk menyampaikan kepada publik bagaimana Indonesia memiliki perempuan-perempuan hebat dalam poros maritim dunia. Hal ini disampaikan dalam pembukaan seminar nasional “Dharma Samudera Pejuang Wanita Negara Poros Maritim Dunia” yang diselenggaraan oleh ANRI dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) secara daring dan luring di Ruang Serbaguna Noerhadi Magetsari, ANRI.

Lestari Moerdijat sebagai pembicara kunci menyampaikan, rekam jejak pahlawan perempuan-perempuan di bidang maritim bisa ditelusuri dan beberapa di antaranya mendapat pengakuan sebagai pahlawan atas perjuangannya, seperti Indonesia mengangkat Laksamana  Keumalahayati dan Martina Tiahahu. 

“Ada satu tokoh yang saat ini dalam memori kolektif masyarakat lokal dikenal sebagi pejuang, yaitu Ratu Kalinyamat. Saat ini menunggu waktu yang tepat untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Kekurangan data primer menjadi salah satu alasan. Ini menjadi salah satu tantangan kita. Kelemahan dalam pengarsipan menjadi tantangan bagi kita untuk bisa menyelamatkan banyak hal, seperti catatan penting yang dapat menunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah bangsa yang besar. Dan langkah yang telah dilakukan oleh ANRI adalah sebuah langkah mulia yang harus dilanjutkan,” jelas Lestari Moerdijat. 

Arsip memiliki peran yang luar biasa. Sejarah mencatat banyak peran signifikan para perempuan yang menggagas berbagai macam perubahan dalam zamannya. Kegigihan setiap perempuan dalam mempertahankan wilayah laut hingga saat ini membuktikan bahwa hegemoni laut merupakan sektor vital bagi tumbuh kembangnya sebuah kelompok masyarakat. 

“Sebagai poros maritim dunia, rekam jejak pahlawan dan tokoh sejarah juga patut menjadi sebuah pijakan bagi kita untuk menata kembali laut sebagai wilayah strategi NKRI,” ujar Lestari Moerdijat. 

Seminar ini digelar sebagai sebuah upaya untuk diseminasi program penyelamatan arsip kemaritiman dan arsip gender, serta meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penyelamatan dan pelestarian arsip kemaritiman dan arsip gender sebagai Memori Kolektif Bangsa dan pemajuan budaya bangsa Indonesia. (sa)

 

( sa )